Sabtu, 24 September 2016

Sadness

Have you ever feel so lonely-abandoned? I feel that way today, literally tonight...when you upset and no one try to console you, they leave you alone and let you drowning on your sadness..

Kenyataannya, sesuatu yang kecil jika dilakukan orang yang disayang, rasa sakitnya bisa lebih. I dont know if I just being too sensitive, apa orang kalo ngerasa ini pasti juga sedih...
Ceritanya kemarin, pas belanja, with my best friend N,S,M (in my point of view, i dont know if they feel the same way). N dan S ini punya postur tubuh yang imut-imut, M has beautiful body yah pokoknya ideal , dan aku, unfortunately, have big-fat-body.  Accidentally, because of "my sensitive thing" mentioned by N, entah kenapa tercolek dan aku marah. Dia bilang "Ih gak sadar nih, orang 2 yang badannya gede bukannya bawa troli". Kalimat itu merujuk ke aku n M. disaat yang sama aku masih liat-liat barang. Gak tau kenapa pernnyataan yang sederhana itu tiba-tiba amat sangat menyinggung. Itu tuh kaya nyalain api diatas bensin. Aku langsung jawab "oh yaudah sini biar orang GEDE yang bawa!" dengan nada yang super duper jutek dan langsung aku ambil troli itu dari tangannya dan pergi. Aku liat sih, N langsung kaget dengan reaksi mengejutkan dari aku dan dia langsung diem. mungkin M sama S juga kaget dan bingung mau ngapain. Sebenernya, 5 menit setelah aku pergi itu, asli aku udah gak marah. Ekspresiku emang masih sok-sok'an jutek tapi aku seriously sama sekali udah biasa aja, sambil nyari-nyari kesempatan buat bercanda-canda lagi. Tapi kayanya si N gak melihat itu dan aku gak punya kesempatan untuk berbaikan, Setelah kejadian itu obviously, dia langsung menghindari aku. 

Sebenernya yang bikin aku perasaan aku kaya kalimat paling atas itu adalah saat menyadari kalo dalam bersahabatpun your bestfriends have their favorite-bestfriend. Saat aku marah, gak ada seorangpun diantara S dan M yang mencoba menengahi atau paling ga trying to console both of me or N. Aku sedih, semua berada di pihak N. Disitu aku bener-bener ngerasa sedih. Mereka ngebiarin aku sendirian, jalan seperti orang bodoh, and tetep nemenin N. Setidaknya aku berharap salah satu dari mereka sama-sama nemenin kami, S ke N dan M ke aku atau sebaliknya. Aku pingin nangis sebenernya kalo gak inget itu tempat umum. Aku sedih karena diabaikan. Aku penasaran, maybe suatu hari kami berpisah, mungkin gak ada yang mau bersama diposisiku. Bahkan ketika nulis ini, aku pun ngerasa sedih. Semua orang selalu menganggap aku kuat dan sebagainya padahal enggak. bahkan ketika aku sadari lagi hal ini sebenernya sudah berlangsung sangat lama. Diantara kami bertujuh, gak ada yang bener-bener milih aku. Mereka selalu deket satu sama lain, sharing secret, ngajak ketemu satu sama lain. Aku sering banget ngerasa terasingkan.

But..still.. I love you friends...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar