Selasa, 27 September 2016

Catatan hati seorang aku

      Pagi ini hujan. Niat berangkat pagi-pagi untuk ketemu 'anak-anakku' dilab terpaksa diundur sambil menunggu hujan reda. Tanpa bermaksud menyalahkan hujan, karena hujan termasuk rizki Tuhan yang harus disyukuri. Dingin, gelap karena mendung...hmm suasana yang cocok banget ga sih untuk berselimut dan yeah..kembali tidur. Thanks' to stomach choir of mine wkkwkwk, akhirnya niat bangun terlaksana. Rasa yang satu ini emang gak bisa banget ditahan T.T, akhirnya setelah janjian makan with my best-silly-friends sema dan sains, berangkatlah aku ke tempat mereka diiringi rintik hujan yang semakin teras. Pesanan deliveryku belum juga dateng, dan aku berakhir menulis blog iseng-iseng ini. Sesekali berselancar di dunia maya.
         Sambil diam sambil berpikir, hingga hari ini apa aja yang udah aku lakuin? kok rasanya gini-gini aja di zona aman. Sebenernya ini efek ngeliat beberapa postingan foto-foto beberapa temen yang sudah menginjakan tanah luar Indonesia. yaa.. yang kesana untuk jalan-jalan bahkan studi. Jujur..envy banget. Apalagi usia udah hampir mendekati seperempat abad, hiks..rasanya sayang, I've been doing nothing...
pingiin keluar Indonesia (South Korea, please..)...pingin lanjutin sekolah disana... Semoga tersampaikan aamiin,,

Sabtu, 24 September 2016

Sadness

Have you ever feel so lonely-abandoned? I feel that way today, literally tonight...when you upset and no one try to console you, they leave you alone and let you drowning on your sadness..

Kenyataannya, sesuatu yang kecil jika dilakukan orang yang disayang, rasa sakitnya bisa lebih. I dont know if I just being too sensitive, apa orang kalo ngerasa ini pasti juga sedih...
Ceritanya kemarin, pas belanja, with my best friend N,S,M (in my point of view, i dont know if they feel the same way). N dan S ini punya postur tubuh yang imut-imut, M has beautiful body yah pokoknya ideal , dan aku, unfortunately, have big-fat-body.  Accidentally, because of "my sensitive thing" mentioned by N, entah kenapa tercolek dan aku marah. Dia bilang "Ih gak sadar nih, orang 2 yang badannya gede bukannya bawa troli". Kalimat itu merujuk ke aku n M. disaat yang sama aku masih liat-liat barang. Gak tau kenapa pernnyataan yang sederhana itu tiba-tiba amat sangat menyinggung. Itu tuh kaya nyalain api diatas bensin. Aku langsung jawab "oh yaudah sini biar orang GEDE yang bawa!" dengan nada yang super duper jutek dan langsung aku ambil troli itu dari tangannya dan pergi. Aku liat sih, N langsung kaget dengan reaksi mengejutkan dari aku dan dia langsung diem. mungkin M sama S juga kaget dan bingung mau ngapain. Sebenernya, 5 menit setelah aku pergi itu, asli aku udah gak marah. Ekspresiku emang masih sok-sok'an jutek tapi aku seriously sama sekali udah biasa aja, sambil nyari-nyari kesempatan buat bercanda-canda lagi. Tapi kayanya si N gak melihat itu dan aku gak punya kesempatan untuk berbaikan, Setelah kejadian itu obviously, dia langsung menghindari aku. 

Sebenernya yang bikin aku perasaan aku kaya kalimat paling atas itu adalah saat menyadari kalo dalam bersahabatpun your bestfriends have their favorite-bestfriend. Saat aku marah, gak ada seorangpun diantara S dan M yang mencoba menengahi atau paling ga trying to console both of me or N. Aku sedih, semua berada di pihak N. Disitu aku bener-bener ngerasa sedih. Mereka ngebiarin aku sendirian, jalan seperti orang bodoh, and tetep nemenin N. Setidaknya aku berharap salah satu dari mereka sama-sama nemenin kami, S ke N dan M ke aku atau sebaliknya. Aku pingin nangis sebenernya kalo gak inget itu tempat umum. Aku sedih karena diabaikan. Aku penasaran, maybe suatu hari kami berpisah, mungkin gak ada yang mau bersama diposisiku. Bahkan ketika nulis ini, aku pun ngerasa sedih. Semua orang selalu menganggap aku kuat dan sebagainya padahal enggak. bahkan ketika aku sadari lagi hal ini sebenernya sudah berlangsung sangat lama. Diantara kami bertujuh, gak ada yang bener-bener milih aku. Mereka selalu deket satu sama lain, sharing secret, ngajak ketemu satu sama lain. Aku sering banget ngerasa terasingkan.

But..still.. I love you friends...

Jumat, 23 September 2016

Missing

Have you ever heard about 'semi-introvert'? 
I feel.. I have this kind of personality. Sometimes, i think happiness is being alone. Recharge my self from exhausting activity. I really hate crowded situation. I dont' know.. just..happy and feel refreshed when being alone, only me, I think I dont need anyone else. But sometimes, I feel lonely too. I need my friend around me. Do silly things, laugh, talk...do much thing with my friends. But, now I realize that getting older you so getting lonelier you.. your friends need time to get what they want so do you.
Sometimes I feel like...I hate being older...it means you'll lost your friends slowly.. eventhough you want to stop it, you can't.. it's life.. I do miss my old time so much, my old friend..  

Selasa, 13 September 2016

Life doesn't always go on your way

"Life doesn't always go on your way, isn't it?"

    Kalimat yang aku dapet dari salah satu reality show, dan menurutku itu bener. Hihi.. 
Hidup gak selalu ngikutin kemauan kita. Kita pingin 'a' yang kita dapet malah 'b' atau mungkin kita pingin 'a' tapi gak sampe-sampe. Mungkin salah satu cara ngatasinnya, tetep berusaha yang terbaik, dan jangan pernah berhenti berharap. Kalau keinginan kita belum tercapai, setidaknya dalam perjalanan mencapainya kita nemuin hal yang baru atau pengalaman lain yang justru malah membuka jalan baru. 
     Aku nulis ini, karena 'mungkin' hal ini yang lagi aku alamin. Ketika berlambat-lambat akhirnya berbuah penyesalan. Waktu yang aku punya sekarang tinggal sedikit, amat sedikit untuk nyampe goals aku, yang aku bisa lakuin sekarang? berusaha sekuat dan semampu aku dan yang penting jangan lupa berdoa. Aku percaya keajaiban dan kekuatan Allah yang gak disangka-sangka. Sangat percaya. Selalu percaya. 

-Kamis, 14 september 2016   6:29 AM-